//
you're reading...
Pengobatan Alternatif

Terapi Ketuk

Terapi Ketuk

Untuk Hilangkan Keinginan Selingkuh

Terapi ketuk memang belum populer di indonesia. Namun di Negara Barat banyak di cari masyarakat untuk menyembuhkan penyakit. Di samping mampu menyembuhkan berbagai penyakit, terapi ini juga dapat menghilangkan keinginan untuk berselingkuh.

Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1980-an oleh Roger Callahan, psikolog klinis dari Syracus Universyty, Newyork, dalam bentuk Tought Field Therapy (TFT). Terapi ini hampir sama dengan spiritual emotional freedom tehnique (SEFT). Sebelum terapi dilakukan harus di diagnosa terlebih dahulu jenis penyakit dan dimana titik yang harus diketuk. Titik yang diketuk berbeda disesuaikan dengan penyakitnya. Terapi itu disederhanakan Gary Craig pada tahun 1990-an. Ahmad Faiz Zainuddin salah seorang ahli terapi ketuk mengatakan, unsur spiritualitas berupa doa, keikhlasan dan kepasrahan turut membantu kesuksesan terapi ini.

Bisa dilakukan Sendiri
Ahmad Faiz zainuddin, S.Psi menjelaskan, terapi ketuk prinsipnya sama dengan akupresur yang menekan beberapa titik di dalam tubuh. Terapi ketuk di lakukan dengan mengetuk titik-titik di tubuh.
Terapi ini merupakan gabungan ilmu psikologi dengan kedokteran Timur ini beranggapan bahwa gangguan fisik meupun emosi disebabkan oleh kacaunya sistem energi tubuh. Jika energi di dalam tubuh bisa di selaraskan, maka gangguan penyakit fisik atau emosi termasuk keinginan untuk selingkuh dapat dihilangkan.

Menurut Ahmad Faiz, dalam tubuh terdapat 12 jalur energi dengan 360 titik akupunktur. Jika ada titik atau aliran energi yang terganggu, maka timbulah berbagai gangguan emosi dan fisik, termasuk keinginan untuk selingkuh. Lantas, bagaimana cara menyelaraskan energi tubuh? yakni dengan mengetuk 9  hingga 18 titik-titik kunci di sepanjang 12 jalur energi tubuh.
Dipilihnya titik-titik itu karena jika diketuk-ketuk kekacauan aliran energi dalam tubuh bisa diselaraskan kembali. Sebelumnya, tubuh melakukan set-up berdoa sambil menekan hingga terasa sakit dan memutar titik nyeri (sore spot, Red) yang berada di dada sebelah kiri sambil berdoa. Hal ini bertujuan menetralkan emosi.

Lalu melakukan tune-in yang bertujuan memancing emosi, trauma atau konsentrasi pada rasa sakit atau kesedihan karena suami selingkuh. Namun untuk mengobati sakit, sebaiknya tapping saat sakit menyerang. Hal ini bertujuan mengalirkan energi ke rasa sakit atau trauma. Langkah terakhir, tapping titik di 9 hingga 18 titik-titik kunci di sepanjang 12 jalur energi tubuh. Saat Tapping di tiap titik dilakukan, kita berdoa “ya allah, saya ikhlas, saya pasrah”. Lalu berpindah ke titik yang lain. demikian seterusnya hingga sakit atau nyeri hilang.

Satu kali terapi hanya membutuhkan 1 hingga 3 menit. Biasanya 1 kasus sembuh dalam 5 hingga 15 menit. Bukan itu saja, pengobatan ini bisa dilakukan sendiri. “Saya biasanya tidak menterapi pasien, tapi saya mengajarkan pada pasien untuk menterapi dirinya sendiri. Jadi yang mengetuk ya pasien itu sendiri. Saya cuma menunjukkan caranya. Dengan begini pasien tidak tergantung pada terapis”. jelas lulusan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya ini.

Jadi tidak ada persyaratan khusus sebelum menjalani terapi, yang penting keinginan dan kesungguhan untuk sembuh. Sebelum terapi, pasien hanya diminta minum air putih banyak karena aliran energi tubuh banyak dipengaruhi kadar air. Kekurangan air justru akan menghambat penyembuhan. Saat terapi dilakukan posisi pasien bebas, boleh tidur, duduk, berdiri bahkan sedang berjalan.

Sangat Cepat
Menurut Ahmad Faiz, dirinya telah melakukan seminar, workshop dan pelatihan sebanyak 400 kali dengan total peserta sekitar 1000 orang, terapi ini dapat membantu penyembuhan massal untuk para relawan dan korban gempa dan Tsunami. Menurutnya, tingkat keberhasilan mencapai 50% untuk yang baru belajar. Sedangkan untuk yang sudah mahir sekitar 80% hingga 90%.
Istimewanya, sekali belajar terapi ini bisa digunakan selamanya dan untuk berbagai macam penyakit fisik atau emosi. Faiz juga pernah membantu mengobati berbagai pobhia seperti pobhia nasi, tikus, kucing, ulat, pisau, dan kamar mandi. Penyakit lain yang pernah diatasi antara lain trauma akibat kekerasan, tabrakan, gempa bumi, sifat pemarah, dan kecanduan rokok.

Terapi ini tidak hanya terbatas untuk penyembuhan, tetapi juga untuk meningkatkan prestasi kerja, olahraga dan belajar. Selain itu mampu meningkatkan kedamaian dalam hati dan kebahagiaan.

Berapa waktu yang dibutuhkan untuk terapi hingga pasien sembuh? Kalau hanya sakit kepala, sakit perut, nyeri punggung, phobia tikus, trauma dan stress hanya membutuhkan 1 kali sesi sekitar 1 menit. Tapi untuk penyakit fisik menahun seperti kanker, diabetes, asam urat, atau gangguan emosi yang kompleks seperti depresi, kecanduan, dan lain sebagainya memerlukan waktu yang lebih lama. Secara rutin terapi harus dilakukan sehari 2 kali. Kira-kira dalam satu minggu sudah mulai dirasakan dampaknya.

Ahmad Faiz menambahkan, siapa pun bisa menjalani terapi ini, mulai bayi hingga manula, baik wanita maupun pria. Bahkan anak Faiz yang sekarang berusia 7 bulan sudah menjalani terapi sejak dalam kandungan. (Meisy)

Discussion

One thought on “Terapi Ketuk

  1. Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

    Posted by Mr WordPress | February 14, 2012, 6:43 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: